Kitab:
Iman
Hadist Islam - Bab: Islam
dibangun diatas lima
(landasan), dan Islam
adalah perkataan dan perbuatan serta bertambah dan berkurang.
حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُوسَى قَالَ أَخْبَرَنَا حَنْظَلَةُ بْنُ أَبِي سُفْيَانَ عَنْ عِكْرِمَةَ بْنِ خَالِدٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بُنِيَ الْإِسْلَامُ عَلَى خَمْسٍ شَهَادَةِ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ وَإِقَامِ الصَّلَاةِ وَإِيتَاءِ الزَّكَاةِ وَالْحَجِّ وَصَوْمِ رَمَضَانَ
7. Telah
menceritakan kepada kami
Abdullah bin Musa
dia berkata, telah
mengabarkan kepada kami Hanzhalah
bin Abu Sufyan
dari 'Ikrimah bin
Khalid dari Ibnu
Umar berkata: Rasulullah
shallallahu 'alaihi wasallam
bersabda: "Islam dibangun
diatas lima (landasan);
persaksian tidak ada
ilah selain Allah
dan sesungguhnya Muhammad
utusan Allah, mendirikan shalat,
menunaikan zakat, haji dan puasa Ramadlan".
Bab:
Tentang Perkara-perkara Iman
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدٍ الْجُعْفِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو عَامِرٍ الْعَقَدِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ بِلَالٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ دِينَارٍ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْإِيمَانُ بِضْعٌ وَسِتُّونَ شُعْبَةً وَالْحَيَاءُ شُعْبَةٌ مِنْ الْإِيمَانِ
8. Telah
menceritakan kepada kami
Abdullah bin Muhammad
Al Ju'fi dia
berkata, Telah menceritakan kepada
kami Abu 'Amir
Al 'Aqadi yang
berkata, bahwa Telah
menceritakan kepada kami Sulaiman bin Bilal dari Abdullah bin Dinar dari
Abu Shalih dari Abu Hurairah dari Nabi
shallallahu 'alaihi
wasallam, beliau bersabda:
"Iman memiliki lebih
dari enam puluh cabang, dan malu adalah bagian dari
iman".
Bab: Seorang
muslim adalah orang
yang Kaum Muslimin
selamat dari lisan
dan tangannya
| حَدَّثَنَا آدَمُ بْنُ أَبِي إِيَاسٍ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي السَّفَرِ وَإِسْمَاعِيلَ بْنِ أَبِي خَالِدٍ عَنْ الشَّعْبِيِّ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْمُسْلِمُ مَنْ سَلِمَ الْمُسْلِمُونَ مِنْ لِسَانِهِ وَيَدِهِ وَالْمُهَاجِرُ مَنْ هَجَرَ مَا نَهَى اللَّهُ عَنْهُ قَالَ أَبُو عَبْد اللَّهِ وَقَالَ أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا دَاوُدُ هُوَ ابْنُ أَبِي هِنْدٍ عَنْ عَامِرٍ قَالَ سَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ يَعْنِي ابْنَ عَمْرٍو عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَالَ عَبْدُ الْأَعْلَى عَنْ دَاوُدَ عَنْ عَامِرٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ |
9.
Telah menceritakan kepada kami Adam bin
Abu Iyas berkata, Telah menceritakan kepada kami Syu'bah dari Abdullah
bin Abu As
Safar dan Isma'il
bin Abu Khalid
dari Asy Sya'bi dari Abdullah bin 'Amru dari Nabi shallallahu 'alaihi
wasallam, bersabda: "Seorang muslim adalah orang yang
Kaum Muslimin selamat dari
lisan dan tangannya,
dan seorang Muhajir
adalah orang yang meninggalkan apa yang
dilarang oleh Allah
" Abu Abdullah
berkata; dan Abu Mu'awiyyah berkata; Telah menceritakan
kepada kami Daud, dia adalah anak Ibnu Hind, dari 'Amir berkata; aku mendengar
Abdullah, maksudnya ibnu 'Amru, dari
Nabi shallallahu 'alaihi wasallam
Dan berkata Abdul A'laa
dari Daud dari 'Amir
dari Abdullah dari
Nabi shallallahu 'alaihi wasallam
| حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ الْقُرَشِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا أَبِي قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو بُرْدَةَ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي بُرْدَةَ عَنْ أَبِي بُرْدَةَ عَنْ أَبِي مُوسَى رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيُّ الْإِسْلَامِ أَفْضَلُ قَالَ مَنْ سَلِمَ الْمُسْلِمُونَ مِنْ لِسَانِهِ وَيَدِهِ |
10. Telah menceritakan kepada
kami Sa'id bin Yahya bin
Sa'id Al Qurasyi dia berkata, Telah menceritakan kepada
kami bapakku berkata,
bahwa Telah menceritakan
kepada kami Abu Burdah bin Abdullah
bin Abu Burdah
dari Abu Burdah
dari Abu Musa
berkata: 'Wahai Rasulullah, Islam manakah
yang paling utama?"
Rasulullah shallallahu 'alaihi
wasallam menjawab: "Siapa yang Kaum Muslimin selamat dari lisan dan
tangannya".
Bab:
Memberi makan bagian dari Islam
11. Telah menceritakan kepada kami
'Amru bin Khalid
berkata, Telah menceritakan
kepada kami Al Laits dari
Yazid dari Abu
Al Khair dari
Abdullah bin 'Amru;
Ada seseorang yang bertanya
kepada Nabi shallallahu 'alaihi
wasallam; "Islam manakah
yang paling baik?" Nabi shallallahu 'alaihi wasallam
menjawab: "Kamu memberi makan, mengucapkan salam kepada orang yang kamu
kenal dan yang tidak kamu kenal".
حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ خَالِدٍ قَالَ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ عَنْ يَزِيدَ عَنْ أَبِي الْخَيْرِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا أَنَّ رَجُلًا سَأَلَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّ الْإِسْلَامِ خَيْرٌ قَالَ تُطْعِمُ الطَّعَامَ وَتَقْرَأُ السَّلَامَ عَلَى مَنْ عَرَفْتَ وَمَنْ لَمْ تَعْرِفْ
Bab: Bagian
dari iman hendaknya
mencintai untuk saudaranya
sebagaimana dia mencintai untuk
dirinya sendiri
12. Telah
menceritakan kepada kami
Musaddad berkata, telah
menceritakan kepada kami Yahya dari Syu'bah
dari Qotadah dari
Anas dari Nabi
shallallahu 'alaihi wasallam
Dan dari Husain Al
Mu'alim berkata, telah
menceritakan kepada kami
Qotadah dari Anas
dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau
bersabda: "Tidaklah beriman
seseorang dari kalian sehingga dia mencintai untuk
saudaranya sebagaimana dia mencintai untuk dirinya sendiri".
Bab:
Mencintai Rasulullah bagian dari iman
حَدَّثَنَا أَبُو الْيَمَانِ قَالَ أَخْبَرَنَا شُعَيْبٌ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو الزِّنَادِ عَنْ الْأَعْرَجِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فَوَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَا يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى أَكُونَ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِنْ وَالِدِهِ وَوَلَدِهِ
13. Telah
menceritakan kepada kami
Abu Al Yaman
berkata, telah mengabarkan
kepada kami Syu'aib berkata,
telah menceritakan kepada
kami Abu Az Zanad
dari Al A'raj dari
Abu Hurairah, bahwa
Rasulullah shallallahu 'alaihi
wasallam bersabda: "Maka
demi Zat yang jiwaku
di tangan-Nya, tidaklah beriman seorang
dari kalian hingga
aku lebih dicintainya daripada orang tuanya dan
anaknya".
حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ عُلَيَّةَ عَنْ عَبْدِ الْعَزِيزِ بْنِ صُهَيْبٍ عَنْ أَنَسٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ح و حَدَّثَنَا آدَمُ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسٍ قَالَ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى أَكُونَ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِنْ وَالِدِهِ وَوَلَدِهِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ
14.
Telah menceritakan kepada kami Ya'qub bin Ibrahim berkata, telah menceritakan
kepada kami Ibnu 'Ulayyah dari
Abdul 'Aziz bin
Shuhaib dari Anas
dari Nabi shallallahu
'alaihi wasallam Dan telah menceritakan pula
kepada kami Adam
berkata, telah menceritakan kepada kami
Syu'bah dari Qotadah
dari Anas berkata,
Nabi shallallahu 'alaihi
wa sallam bersabda: "Tidaklah beriman seorang dari kalian hingga
aku lebih dicintainya daripada orang tuanya, anaknya dan dari manusia
seluruhnya".
Bab:
Manisnya iman
15. Telah
menceritakan kepada kami
Muhammad bin Al
Mutsanna berkata, telah menceritakan kepada
kami Abdul Wahhab
Ats Tsaqafi berkata,
telah menceritakan kepada kami
Ayyub dari Abu Qilabah
dari Anas bin
Malik dari Nabi shallallahu 'alaihi
wasallam, beliau bersabda: "Tiga perkara yang
apabila ada pada
diri seseorang, ia
akan mendapatkan manisnya iman:
Dijadikannya Allah dan Rasul-Nya lebih dicintainya dari selain keduanya. Jika ia
mencintai seseorang, dia tidak mencintainya kecuali
karena Allah. Dan
dia benci kembali kepada kekufuran seperti dia benci
bila dilempar ke neraka"
Bab:
Tanda-tanda keimanan adalah mencintai sahabat anshar
16.
Telah menceritakan kepada kami Abu Al Walid berkata, telah menceritakan kepada
kami Syu'bah telah mengabarkan kepadaku
Abdullah bin Abdullah
bin Jabar, berkata;
aku mendengar Anas dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau
bersabda: "Tanda iman adalah mencintai (kaum) Anshar dan tanda nifaq
adalah membenci (kaum) Anshar".
حَدَّثَنَا أَبُو الْيَمَانِ قَالَ أَخْبَرَنَا شُعَيْبٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ قَالَ أَخْبَرَنِي أَبُو إِدْرِيسَ عَائِذُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ أَنَّ عُبَادَةَ بْنَ الصَّامِتِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ وَكَانَ شَهِدَ بَدْرًا وَهُوَ أَحَدُ النُّقَبَاءِ لَيْلَةَ الْعَقَبَةِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ وَحَوْلَهُ عِصَابَةٌ مِنْ أَصْحَابِهِ بَايِعُونِي عَلَى أَنْ لَا تُشْرِكُوا بِاللَّهِ شَيْئًا وَلَا تَسْرِقُوا وَلَا تَزْنُوا وَلَا تَقْتُلُوا أَوْلَادَكُمْ وَلَا تَأْتُوا بِبُهْتَانٍ تَفْتَرُونَهُ بَيْنَ أَيْدِيكُمْ وَأَرْجُلِكُمْ وَلَا تَعْصُوا فِي مَعْرُوفٍ فَمَنْ وَفَى مِنْكُمْ فَأَجْرُهُ عَلَى اللَّهِ وَمَنْ أَصَابَ مِنْ ذَلِكَ شَيْئًا فَعُوقِبَ فِي الدُّنْيَا فَهُوَ كَفَّارَةٌ لَهُ وَمَنْ أَصَابَ مِنْ ذَلِكَ شَيْئًا ثُمَّ سَتَرَهُ اللَّهُ فَهُوَ إِلَى اللَّهِ إِنْ شَاءَ عَفَا عَنْهُ وَإِنْ شَاءَ عَاقَبَهُ فَبَايَعْنَاهُ عَلَى ذَلِك
حَدَّثَنَا أَبُو الْيَمَانِ قَالَ أَخْبَرَنَا شُعَيْبٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ قَالَ أَخْبَرَنِي أَبُو إِدْرِيسَ عَائِذُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ أَنَّ عُبَادَةَ بْنَ الصَّامِتِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ وَكَانَ شَهِدَ بَدْرًا وَهُوَ أَحَدُ النُّقَبَاءِ لَيْلَةَ الْعَقَبَةِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ وَحَوْلَهُ عِصَابَةٌ مِنْ أَصْحَابِهِ بَايِعُونِي عَلَى أَنْ لَا تُشْرِكُوا بِاللَّهِ شَيْئًا وَلَا تَسْرِقُوا وَلَا تَزْنُوا وَلَا تَقْتُلُوا أَوْلَادَكُمْ وَلَا تَأْتُوا بِبُهْتَانٍ تَفْتَرُونَهُ بَيْنَ أَيْدِيكُمْ وَأَرْجُلِكُمْ وَلَا تَعْصُوا فِي مَعْرُوفٍ فَمَنْ وَفَى مِنْكُمْ فَأَجْرُهُ عَلَى اللَّهِ وَمَنْ أَصَابَ مِنْ ذَلِكَ شَيْئًا فَعُوقِبَ فِي الدُّنْيَا فَهُوَ كَفَّارَةٌ لَهُ وَمَنْ أَصَابَ مِنْ ذَلِكَ شَيْئًا ثُمَّ سَتَرَهُ اللَّهُ فَهُوَ إِلَى اللَّهِ إِنْ شَاءَ عَفَا عَنْهُ وَإِنْ شَاءَ عَاقَبَهُ فَبَايَعْنَاهُ عَلَى ذَلِك
17. Telah
menceritakan kepada kami
Abu Al Yaman
berkata, telah mengabarkan
kepada kami Syu'aib dari Az Zuhri berkata, telah mengabarkan
kepada kami Abu Idris 'Aidzullah
bin Abdullah, bahwa 'Ubadah
bin Ash Shamit
adalah sahabat yang ikut
perang Badar dan
juga salah seorang yang
ikut bersumpah pada malam
Aqobah, dia berkata;
bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi
wasallam bersabda ketika
berada ditengah-tengah sebagian
sahabat: "Berbai'atlah
kalian kepadaku untuk
tidak menyekutukan Allah
dengan sesuatu apapun, tidak mencuri, tidak berzina, tidak
membunuh anak-anak kalian, tidak membuat kebohongan yang kalian
ada-adakan antara tangan dan kaki
kalian, tidak bermaksiat dalam perkara
yang ma'ruf. Barangsiapa diantara kalian yang memenuhinya maka pahalanya ada
pada Allah dan barangsiapa yang melanggar
dari hal tersebut
lalu Allah menghukumnya di dunia
maka itu adalah kafarat
baginya, dan barangsiapa
yang melanggar dari
hal-hal tersebut kemudian Allah menutupinya
(tidak menghukumnya di dunia) maka urusannya kembali kepada
Allah, jika Dia mau,
dimaafkannya atau disiksanya". Maka
kami membai'at Beliau
untuk perkara-perkara tersebut.
0 komentar:
Posting Komentar