Kitab: Wudlu'
Hadist Islam - Bab: Mendahulukan yang kanan dalam berwudlu'
حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ قَالَ حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ قَالَ حَدَّثَنَا خَالِدٌ عَنْ حَفْصَةَ بِنْتِ سِيرِينَ عَنْ أُمِّ عَطِيَّةَ قَالَتْ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَهُنَّ فِي غَسْلِ ابْنَتِهِ ابْدَأْنَ بِمَيَامِنِهَا وَمَوَاضِعِ الْوُضُوءِ مِنْهَا
162. Telah
menceritakan kepada kami Musaddad berkata,
telah menceritakan kepada kami Isma'il
berkata, telah menceritakan
kepada kami Khalid
dari Hafshah dari
Ummu 'Athiyah berkata, "Nabi
shallallahu 'alaihi wasallam
bersabda kepada mereka
saat memandikan puterinya:
"Hendaklah kalian mulai dari yang sebelah kanan dan anggota
wudlunya."
حَدَّثَنَا حَفْصُ بْنُ عُمَرَ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ أَخْبَرَنِي أَشْعَثُ بْنُ سُلَيْمٍ قَالَ سَمِعْتُ أَبِي عَنْ مَسْرُوقٍ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُعْجِبُهُ التَّيَمُّنُ فِي تَنَعُّلِهِ وَتَرَجُّلِهِ وَطُهُورِهِ وَفِي شَأْنِهِ كُلِّهِ
163. Telah
menceritakan kepada kami
Hafsh bin 'Umar berkata, telah
menceritakan kepada kami Syu'bah
berkata, telah mengabarkan
kepadaku Asy'ats bin
Sulaim berkata, Aku mendengar
Bapakku dari Masruq
dari 'Aisyah berkata,
"Nabi shallallahu 'alaihi
wasallam suka memulai dari
sebelah kanan saat
mengenakan sandal, menyisir
rambut, bersuci dan selainnya."
Bab: Berwudlu' ketika datang waktu shalat
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يُوسُفَ قَالَ أَخْبَرَنَا مَالِكٌ عَنْ إِسْحَاقَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي طَلْحَةَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّهُ قَالَ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَحَانَتْ صَلَاةُ الْعَصْرِ فَالْتَمَسَ النَّاسُ الْوَضُوءَ فَلَمْ يَجِدُوهُ فَأُتِيَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِوَضُوءٍ فَوَضَعَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي ذَلِكَ الْإِنَاءِ يَدَهُ وَأَمَرَ النَّاسَ أَنْ يَتَوَضَّئُوا مِنْهُ قَالَ فَرَأَيْتُ الْمَاءَ يَنْبُعُ مِنْ تَحْتِ أَصَابِعِهِ حَتَّى تَوَضَّئُوا مِنْ عِنْدِ آخِرِهِمْ
164. Telah menceritakan
kepada kami 'Abdullah
bin Yusuf berkata,
telah mengabarkan kepada kami
Malik dari Ishaq
bin 'Abdullah bin
Abu Thalhah dari
Anas bin Malik
berkata, "Ketika waktu shalat
Ashar tiba, orang-orang
mencari air wudlu
namun tidak mendapatkannya. Lalu aku melihat
Rasulullah shallallahu 'alaihi
wasallam diberi air
wudlu, Rasulullah
shallallahu 'alaihi wasallam
kemudian meletakkan tangannya
di atas bejana tersebut seraya
memerintahkan orang-orang untuk berwudlu darinya." Anas
berkata, "Aku melihat air
keluar dari jari-jari
beliau hingga semua
orang sampai yang
terakhir dapat berwudlu."
Bab: Berwudlu' dengan air yang digunakan untuk membasuh rambut
حَدَّثَنَا مَالِكُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ قَالَ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ عَنْ عَاصِمٍ عَنْ ابْنِ سِيرِينَ قَالَ قُلْتُ لِعَبِيدَةَ عِنْدَنَا مِنْ شَعَرِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَصَبْنَاهُ مِنْ قِبَلِ أَنَسٍ أَوْ مِنْ قِبَلِ أَهْلِ أَنَسٍ فَقَالَ لَأَنْ تَكُونَ عِنْدِي شَعَرَةٌ مِنْهُ أَحَبُّ إِلَيَّ مِنْ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا
165. Telah
menceritakan kepada kami Malik bin
Isma'il berkata, telah menceritakan kepada kami Israil dari
'Ashim dari Ibnu Sirin berkata,
"Aku berkata kepada
Abidah, "Kami memiliki rambut Nabi
shallallahu 'alaihi wasallam yang
kami dapat dari Anas, atau keluarga Anas.'
Ia lalu berkata, "Sekiranya aku memiliki satu helai
rambut Rasulullah, maka itu
lebih aku sukai daripada dunia dan seisinya."
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحِيمِ قَالَ أَخْبَرَنَا سَعِيدُ بْنُ سُلَيْمَانَ قَالَ حَدَّثَنَا عَبَّادٌ عَنْ ابْنِ عَوْنٍ عَنْ ابْنِ سِيرِينَ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَمَّا حَلَقَ رَأْسَهُ كَانَ أَبُو طَلْحَةَ أَوَّلَ مَنْ أَخَذَ مِنْ شَعَرِهِ
166. Telah menceritakan
kepada kami Muhammad
bin 'Abdurrahim berkata,
telah mengabarkan kepada kami
Sa'id bin Sulaiman
berkata, telah menceritakan
kepada kami 'Abbad dari
Ibnu 'Aun dari
Ibnu Sirin dari
Anas, bahwa ketika
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mencukur rambutnya, maka
Abu Thalhah adalah
orang yang pertama
mengambil rambut beliau."
167. Telah
menceritakan kepada kami
'Abdullah bin Yusuf dari Malik
dari Abu
Az Zinad dari Al A'raj dari
Abu Hurairah berkata,
"Sesungguhnya
Rasulullah shallallahu 'alaihi
wasallam bersabda:
"Jika anjing menjilat
bejana seorang dari
kalian, maka hendaklah
ia cuci hingga tujuh kali."
حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ أَخْبَرَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ دِينَارٍ سَمِعْتُ أَبِي عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّ رَجُلًا رَأَى كَلْبًا يَأْكُلُ الثَّرَى مِنْ الْعَطَشِ فَأَخَذَ الرَّجُلُ خُفَّهُ فَجَعَلَ يَغْرِفُ لَهُ بِهِ حَتَّى أَرْوَاهُ فَشَكَرَ اللَّهُ لَهُ فَأَدْخَلَهُ الْجَنَّةَ وَقَالَ أَحْمَدُ بْنُ شَبِيبٍ حَدَّثَنَا أَبِي عَنْ يُونُسَ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ قَالَ حَدَّثَنِي حَمْزَةُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ أَبِيهِ قَالَ كَانَتْ الْكِلَابُ تَبُولُ وَتُقْبِلُ وَتُدْبِرُ فِي الْمَسْجِدِ فِي زَمَانِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمْ يَكُونُوا يَرُشُّونَ شَيْئًا مِنْ ذَلِكَ
168. Telah menceritakan
kepada kami Ishaq
telah mengabarkan kepada
kami 'Abdush Shamad telah
menceritakan kepada kami
'Abdurrahman bin 'Abdullah
bin Dinar aku mendengar Bapakku dari Abu Shalih dari
Abu Hurairah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, bahwa ada seorang laki-laki melihat seekor
anjing menjilat-jilat tanah
karena kehausan, lalu orang itu mengambil
sepatunya dan mengisinya
air untuk kemudian
diminumkan kepada anjing
tersebut hingga kenyang. Allah lalu
berterima kasih kepadanya dan memasukkannya ke dalam
surga." Ahmad bin
Syabib berkata, telah menceritakan kepada kami Bapakku dari Yunus dari
Ibnu Syihab berkata,
telah menceritakan kepadaku
Hamzah bin 'Abdullah
dari Bapaknya, bahwa pada
masa Rasulullah shallallahu
'alaihi wasallam ada
beberapa anjing yang kencing
dan membuang kotoran
di dalam masjid,
namun para sahabat
tidak menyiramnya dengan sesuatu."
حَدَّثَنَا حَفْصُ بْنُ عُمَرَ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ ابْنِ أَبِي السَّفَرِ عَنْ الشَّعْبِيِّ عَنْ عَدِيِّ بْنِ حَاتِمٍ قَالَ سَأَلْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ إِذَا أَرْسَلْتَ كَلْبَكَ الْمُعَلَّمَ فَقَتَلَ فَكُلْ وَإِذَا أَكَلَ فَلَا تَأْكُلْ فَإِنَّمَا أَمْسَكَهُ عَلَى نَفْسِهِ قُلْتُ أُرْسِلُ كَلْبِي فَأَجِدُ مَعَهُ كَلْبًا آخَرَ قَالَ فَلَا تَأْكُلْ فَإِنَّمَا سَمَّيْتَ عَلَى كَلْبِكَ وَلَمْ تُسَمِّ عَلَى كَلْبٍ آخَرَ
169. Telah
menceritakan kepada kami
Hafsh bin 'Umar berkata, telah
menceritakan kepada kami Syu'bah
dari Ibnu Abu As Safar
dari Asy Sya'bi
dari 'Adi bin
Hatim berkata, "Aku bertanya kepada Nabi shallallahu
'alaihi wasallam, beliau lalu menjawab: "Jika kamu melepas anjing buruanmu
yang telah terlatih lalu ia
mendapatkan hasil buruan, maka makanlah
hasil buruannya. Jika anjing
itu memakannya maka
kamu jangan memakannya,
sebab ia menangkap untuk
dirinya sendiri." Aku
lalu bertanya lagi,
"Aku melepas anjing
buruanku, lalu aku mendapati anjinglain bersama dengan
anjingku?" Beliau menjawab:
"Jangan kamu makan, karena kamu membaca basmalah untuk anjingmu dan
tidak untuk anjing yang lain."
Bab: Mereka yang
berpendapat bahwa wudlu'
tidak batal selain
dari apa yang keluar dari dua jalan, melalui qubul
(kemaluan) atau dubur
حَدَّثَنَا آدَمُ بْنُ أَبِي إِيَاسٍ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي ذِئْبٍ حَدَّثَنَا سَعِيدٌ الْمَقْبُرِيُّ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَزَالُ الْعَبْدُ فِي صَلَاةٍ مَا كَانَ فِي الْمَسْجِدِ يَنْتَظِرُ الصَّلَاةَ مَا لَمْ يُحْدِثْ فَقَالَ رَجُلٌ أَعْجَمِيٌّ مَا الْحَدَثُ يَا أَبَا هُرَيْرَةَ قَالَ الصَّوْتُ يَعْنِي الضَّرْطَةَ
170. Telah menceritakan
kepada kami Adam
bin Abu Iyas
berkata, telah menceritakan kepada kami
Ibnu Abu Dzi'b
telah menceritakan kepada
kami Sa'id Al
Maqburi dari Abu Hurairah
berkata, "Nabi shallallahu
'alaihi wasallam bersabda: "Seorang hamba
akan selalu dihitung shalat selama ia
di masjid menunggu shalat dan
tidak berhadats." Lalu ada
seorang laki-laki non-Arab berkata,
"Apa yang dimaksud
dengan hadats wahai
Abu Hurairah?" Abu Hurairah menjawab, "Suara."
Yaitu kentut.
حَدَّثَنَا أَبُو الْوَلِيدِ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ عَبَّادِ بْنِ تَمِيمٍ عَنْ عَمِّهِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا يَنْصَرِفْ حَتَّى يَسْمَعَ صَوْتًا أَوْ يَجِدَ رِيحًا
171. Telah menceritakan
kepada kami Abu
Al Walid berkata,
telah menceritakan kepada kami
Sufyan bin 'Uyainah
dari Az Zuhri
dari 'Abbad bin Tamim dari
Pamannya dari Nabi shallallahu 'alaihi
wasallam, beliau bersabda:
"Janganlah kamu pergi
hingga engkau mendengar suara
atau mencium bau."
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ قَالَ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ مُنْذِرٍ أَبِي يَعْلَى الْثَّوْرِيِّ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ الْحَنَفِيَّةِ قَالَ قَالَ عَلِيٌّ كُنْتُ رَجُلًا مَذَّاءً فَاسْتَحْيَيْتُ أَنْ أَسْأَلَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَمَرْتُ الْمِقْدَادَ بْنَ الْأَسْوَدِ فَسَأَلَهُ فَقَالَ فِيهِ الْوُضُوءُ وَرَوَاهُ شُعْبَةُ عَنْ الْأَعْمَشِ
172. Telah menceritakan
kepada kami Qutaibah
bin Sa'id berkata,
telah menceritakan kepada kami
Jarir dari Al
A'masy dari Mundzir
Abu Ya'la Ats Tsauri dari
Muhammad bin Al Hanafiyah
ia berkata, Ali
berkata, "Aku adalah
seorang laki-laki yang mudah
mengeluarkan madzi, karena malu untuk bertanya kepada Rasulullah shallallahu
'alaihi wasallam, maka aku suruh
Miqdad bin Al
Aswad untuk bertanya.
Lalu ia pun
bertanya, beliau kemudian menjawab: "Cukup baginya
berwudlu." Syu'bah juga meriwayatkan dari Al A'masy."
173. Telah menceritakan
kepada kami Sa'd
bin Hafsh telah
menceritakan kepada kami Syaiban
dari Yahya dari
Abu Salamah bahwa
'Atha bin Yasar
mengabarkan kepadanya, bahwa Zaid
bin Khalid mengabarkan
kepadanya, bahwa ia pernah
bertanya 'Utsman bin 'Affan radliallahu 'anhu, Aku bertanya,
"Apa pendapatmu jika seorang
laki-laki berhubungan badan
dengan isterinya namun
tidak keluar air
mani?" 'Utsman menjawab,
"Hendaknya ia berwudlu seperti
wudlunya untuk shalat,
lalu membasuh kemaluannya." Utsman melanjutkan, "Aku
mendengarnya dari Rasulullah
shallallahu 'alaihi wasallam,
aku menanyakan hal itu
kepada 'Ali, Zubair,
Thalhah, dan Ubay bin Ka'b?
radliallahu 'anhum. Mereka semua
menyuruh untuk melakukannya."
حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ قَالَ أَخْبَرَنَا النَّضْرُ قَالَ أَخْبَرَنَا شُعْبَةُ عَنْ الْحَكَمِ عَنْ ذَكْوَانَ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَرْسَلَ إِلَى رَجُلٍ مِنْ الْأَنْصَارِ فَجَاءَ وَرَأْسُهُ يَقْطُرُ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَعَلَّنَا أَعْجَلْنَاكَ فَقَالَ نَعَمْ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أُعْجِلْتَ أَوْ قُحِطْتَ فَعَلَيْكَ الْوُضُوءُ تَابَعَهُ وَهْبٌ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ أَبُو عَبْد اللَّهِ وَلَمْ يَقُلْ غُنْدَرٌ وَيَحْيَى عَنْ شُعْبَةَ الْوُضُوءُ
174. Telah menceritakan
kepada kami Ishaq
berkata, telah mengabarkan
kepada kami An Nadlr
berkata, telah mengabarkan
kepada kami Syu'bah
dari Al Hakam
dari Dzakwan Abu Shalih
dari Abu Sa'id
Al Khudri, bahwa
Rasulullah shallallahu 'alaihi
wasallam mengirim seorang utusan
kepada seorang laki-laki
Anshar. Maka laki-laki
Anshar itu pun
dating sementara kepalanya basah.
Lalu Nabi shallallahu
'alaihi wasallam bertanya:
"Sepertinya kami telah membuat
kamu tergesa-gesa?" Laki-laki
Anshar itu menjawab,
"Benar."Rasulullah
shallallahu 'alaihi wasallam
lalu bersabda: "Jika
kamu dibuat tergesa -gesa
atau tertahan (tidak mengeluarkan
mani), maka cukup
bagimu berwudlu." Hadits
ini dikuatkan juga oleh
Wahhab ia berkata,
telah menceritakan kepada kami
Syu'bah. Abu 'Abdullah berkata, riwayat Ghundar dan Yahya
dari Syu'bah tidak menyebutkan 'wudlu'."
0 komentar:
Posting Komentar